TRANSKRIP
EPISODE 19

Episode Sembilanbelas

 

Memodernisasi Logistik:

Phil Opamuratawongse of Shipper
 

18 Mei 2021

ALAN  0:12  
Selamat datang kembali di Season Dua, Episode 19 podcast Indo Tekno. Saya Alan Hellawell, Founder of Gizmo Advisors dan Venture Partner di Alpha JWC Ventures Selamat datang kembali semuanya! Di episode perdana Indo Tekno bersama Arne Jeroschewski, Founder dan CEO of Parcel Perform, kami telah membahas peran penting logistik dalam industri perdagangan Indonesia yang lebih luas. Banyak hal yang terjadi dalam 1 tahun ini! Kami sudah lama tidak memberikan kabar baru mengenai hal ini. Tamu kita hari ini, Phil Opamuratawongse, adalah pendiri Shipper, salah satu pemimpin era baru logistik di Indonesia. Phil, sangat senang Anda dapat bergabung dengan kami hari ini.


PHIL "OPA"  0:56  
Terima kasih telah mengundang saya, Alan.

ALAN  0:57  
Phil, saya menghitung ada 7 suku kata dalam nama belakang Anda. Apakah ada singkatan dari nama belakang Anda?

PHIL "OPA" 1:05
Ya, Anda bisa menggunakan "Opa", O.P.A. Sepertinya jauh lebih mudah daripada mengucapkan nama belakang saya secara lengkap.

ALAN 1:13
Baik. Jadi Anda cukup menjadi bahan pembicaraan di kota pada setiap perayaan Yunani. Saya pikir "opa" adalah referensi umum dalam perayaan Yunani. Saya rasa Anda jelas menjadi pusat perhatian di setiap Pernikahan Yunani ketika mereka menyanyikan "opa".
Phil, apakah kamu tumbuh besar di Amerika?

PHIL "OPA"  1:31  
Saya dibesarkan di Amerika Serikat. Saya juga tumbuh besar di Thailand. Saya menghabiskan sebagian kecil masa kanak-kanak saya di Thailand dan sebagian besar pendidikan saya di Amerika.

ALAN  1:40  
Dan bagaimana akhirnya Anda menjalani begitu banyak pendidikan di Amerika. Apakah keluarga Anda pindah kesana?

PHIL "OPA" 1:46
Ya, ibuku mengambil tas kami dan pindah ke sana untuk memberi kami kesempatan mendapatkan pendidikan di Amerika Serikat. Saya sangat bersyukur akan hal tersebut. Saya pindah ketika saya kelas lima atau enam.

 

ALAN 1:57
Wow, dan Anda benar-benar memanfaatkan kesempatan itu. Yang membawa saya ke pertanyaan saya berikutnya: apa asal-usul Shipper? Seorang pria dengan gelar matematika dan operations dari Universitas Stanford dan Columbia bisa terjun di mana saja dalam kanvas luas kewirausahaan. Mengapa Anda memilih pergudangan dan logistik?

PHIL "OPA"  2:16  
Saya rasa saya akan memulai penjelasan ini dengan mengatakan bahwa orang yang sebenarnya menemukan masalah dan mencoba menyelesaikannya adalah co-founder saya Budi Handoko. Awalnya, dia adalah seorang penjual online yang berjualan di berbagai platform e-commerce yang ada dan tumbuh saat itu. Dan dia sangat kesulitan untuk memenuhi pesanan setiap harinya. Dia harus mengambil dan mengemas banyak pesanan per hari, dan juga harus berjalan atau berkendara ke beberapa pos penjemputan atau pengantaran yang berbeda. Dan hal itu memakan sangat banyak waktunya. Dan masalah nomor satu adalah: Bagaima Anda mengatasi permasalahan tersebut? Bagaimana Anda membuat proses tersebut menjadi benar-benar mudah? Jadi itulah yang menjadi titik awal dari Shipper.
Bagi saya, mengapa pergudangan dan logistik, dan mengapa saya menjadi bersemangat dengan masalah ini? Hal ini dimulai dengan tim. Saya mampu membangun tingat kepercayaan yang sangat tinggi dan memiliki hubungan yang mendalam atas dasar nilai yang sama dengan co-founder dan tim saya. Kedua, latar belakang pribadi saya yang dibesarkan dalam lingkungan yang sangat matematis dan padat teknologi di California. Saya kuliah di program sarjana di Stanford. Dan disanalah saya memahami logistik pergudangan sepenuhnya. Saya dapat memahami masalahnya dan melihat berbagai masalah yang dapat diselesaikan dengan teknologi, matematika, dan optimisasi.

ALAN 3:28
Fantastis. Sekarang, Phil, bisakah Anda membantu kami memposisikan Shipper dalam industri logistik dan pemenuhan secara makro? Sepertinya Shipper berperan dalam sektor “first mile”, pada dasarnya mengelola dan memantau inventaris pedagang. Apakah itu benar?

PHIL "OPA"  3:42  
Itu benar. Shipper adalah solusi logistik e-commerce. Kami menyediakan 2 layanan utama. Pertama adalah solusi pemenuhan bagi pengusaha yang membutuhkan bantuan dalam mengelola inventaris dan pengemasan. Kedua adalah solusi pengiriman multi kurir bagi pengusaha yang membutuhkan solusi simpel untuk mengintegrasikan berbagai macam kurir dan memiliki transparansi data di satu tempat. Jadi kami menawarkan kedua layanan tersebut ke dua segmen konsumen yang berbeda dalam industri e-commerce.

ALAN  4:09  
Saya mengerti. Jadi Phil, siapakah pemimpin/petahana di sektor ini, atau saya rasa, di dalam kedua sektor ini, dan bagaimana Shipper berkompetisi dengan mereka?

 

PHIL "OPA"  4:17  
Secara umum, tidak satu pun dari kedua layanan ini telah berada di pasar dalam waktu yang cukup lama untuk memiliki petahana yang kuat. Ini merupakan hasil dari pertumbuhan dinamis industri e-commerce dalam beberapa tahun ke belakang. Dengan itu, secara umum, saya dapat mengatakan bahwa diferensiasi Shipper dengan kompetitor kami adalah kami datang dengan pendekatan penyelesaian masalah yang benar-benar berpusat pada konsumen, yang dilakukan oleh baik tim operasional atau produk ataupun tim teknologi kami. Dan budaya ini benar-benar tertanam sejak awal. Transisi ke pendekatan ini bukanlah sesuatu yang mudah, apalagi untuk beberapa bisnis tradisional yang mencoba masuk ke ranah ini. Jadi pendekatan yang berpusat pada konsumen mungkin merupakan salah satu hal tersulit yang harus dilakukan perusahaan logistik dalam skala besar. Namun kembali ke persaingan pasar, di dalam sektor pemenuhan ada beberapa perusahaan tradisional yang masuk dan mengubah operasi B2B tradisional mereka menjadi operasi e-commerce. Kemudian di sektor solusi multi kurir, ada beberapa perusahaan rintisan yang bermunculan dalam beberapa tahun terakhir. Namun sejujurnya, kami sangat menghargai para pesaing. Mereka membantu kami untuk tetap terjaga dan berlari dengan tingkat energi maksimal.

ALAN  5:16  
Saya mengerti. Sekarang, Phil, saya berasumsi bahwa salah satu bagian terkuat dari value proposition Shipper dapat dinilai dari seberapa besar order yang dapat mereka penuhi setiap harinya. Seberapa besar peningkatan pesanan yang dapat mereka harapkan? Dan masalah apa saja yang Shipper pecahkan untuk mewujudkannya?

PHIL "OPA"  5:33  
Secara rata-rata, konsumen kami berhasil mendapatkan pertumbuhan sebesar 15%-20% setiap bulannya. Dan kami dapat berperan di dalamnya dengan menyelesaikan, bisa saya katakan, 3 permasalahan besar bagi konsumen kami, sehingga mereka dapat terus fokus pada hal terpenting bagi bisnis mereka yaitu membuat dan menemukan produk baru serta menjualnya. Kembali ke tiga permasalahan tersebut di awal, pertama adalah kami membantu mereka memberikan lebih banyak waktu luang, sehingga mereka tidak perlu khawatir dengan proses pemenuhan dan logistik ini. Tim operasional kami selalu memastikan semuanya dilakukan dengan benar. Dan ketika segala sesuatunya dilakukan dengan benar, konsumen kami dapat menghindari terjadinya kebocoran besar dan mencegah “kesalahan pemenuhan”. Kesalahan pemenuhan dalam hal ini berarti adanya keterlambatan ataupun mengirimkan barang yang salah. Hal tersebut merupakan hal yang umum terjadi pada konsumen kami sebelum mereka bekerjasama dengan Shipper. Kedua, kami juga membantu mereka dalam memperbaiki dan meningkatkan kapasitas operasional mereka tanpa tambahan biaya. Harga kami disepakati dimuka, dan sangat transparan bagi para konsumen. Sehingga mereka mengetahui apa yang dapat diharapkan dan bagaimana proyeksinya ke depan. Kami memahami seperti apa sifat capex dalam bisnis ini dan sebagai penyedia layanan, karena kami menjalankan operasional bersama, kami dapat membantu membatasinya untuk mereka. Dan terakhir, kami membantu mereka untuk menyediakan data yang transparan dari inventaris mereka, kami percaya hal ini sangat penting bagi konsumen dalam membuat keputusan yang lebih baik sebagai penjual online dan untuk menjadi lebih sukses lagi kedepannya. Ini merupakan 3 value proposition bagi para konsumen yang bekerjasama dengan kami.

ALAN  6:56  
Itu sangat berguna. Terima kasih. Sekarang, Phil, apakah ada “poster boy” atau referensi konsumen yang sesuai dengan penawaran layanan Shipper? Dan seperti apa mereka menggunakan Shipper?

PHIL "OPA"  7:08  
Kami bekerja dengan banyak sekali konsumen besar, beberapa terdaftar secara publik di dalam negeri dan internasional. Dan tingkat kepercayaan yang telah kami bangun sangatlah luar biasa, mengingat sejarah bisnis kami, saya bisa mengatakan bahwa konsumen tersbesar kami bekerjasama dengan kami dengan memberikan kepercayaan bagi kami untuk mengelola keseluruhan rantai pasok bisnis mereka, mulai dari gudang utama dan gudang sekunder hingga transportasi dan distribusi ke pelanggan akhir mereka. Dan nilai yang mereka temukan dalam bekerja dengan kami kembali ke tiga poin yang saya sebutkan sebelumnya. Kami benar-benar dapat membantu mereka meluangkan waktu dan benar-benar dapat membantu mereka membangun transparansi atas berapa banyak inventaris yang mereka miliki pada suatu waktu tertentu.

ALAN 7:42
Gotcha Phil. Kami memiliki lebih dari 200 gudang di 35 kota. Jelas ada komponen investasi utama untuk ekspansi dan kesuksesan Shipper. Bagaimana sebaiknya kita memikirkan kebutuhan capex Shipper di masa depan?

PHIL "OPA"  7:55  
Yeah, itu pertanyaan yang bagus. Logistik secara keseluruhan umumnya cukup padat modal, terutama di pasar yang sedang berkembang seperti Indonesia, di mana 80% tantangannya sebenarnya adalah pekerjaan dasar. Meskipun demikian, kami memitigasi investasi belanja modal melalui beberapa cara. Salah satunya adalah kami bekerja dengan banyak mitra. Kami benar-benar percaya pada pendekatan ekosistem untuk masalah ini. Misalnya, kami bekerja dengan banyak partner pengiriman yang berbeda. Kami memanfaatkan banyak aset yang ada yang sudah ada di pasar. Dan kami dapat melakukan ini karena kami memanfaatkan teknologi yang terus dibangun oleh tim produk kami dan terus membuat kemajuan. Kedua adalah; Saya harus memberikan pujian kepada investor pendukung kami. Mereka benar-benar terus percaya pada misi kami dalam menyelesaikan logistik seperti yang kami lakukan, saya katakan untuk dua alasan tersebut, saya yakin kami akan terus dapat memitigasi investasi belanja modal dan tantangan belanja modal ke depan seiring dengan pertumbuhan kami.

ALAN 8:42
Jadi ini membawa saya ke pertanyaan lain yaitu: apakah Shipper mungkin Anda sebut sebagai "4PL" yang mana kita berada di atas perusahaan logistik pihak ketiga (3PL) dan kita adalah lapisan antara pedagang dan 3PL? Atau apakah kita sejajar, 3PL dan 4PL atau kita lebih dari 3PL? Saya tidak mengetahui bahasa industrinya dengan baik, tapi saya percaya bahwa ada percabangan antara pemain logistik pihak ketiga dan kemudian orang-orang yang hampir seperti "Cainiao" di Cina, apa yang Anda sebut 4PL? Bagaimana Anda menggambarkan Shipper dalam kamus tersebut?

PHIL "OPA" 9:17
Pendekatan umum kami adalah pendekatan 4PL. Meskipun kami menyadari bahwa ada celah di pasar di Indonesia, di mana ada peluang bagi kami untuk menciptakan banyak arti bagi pelanggan sebagai 3PL juga. Jadi sebagai aturan umum, kami 4PL. Itu benar. Kami adalah solusi terintegrasi dengan banyak mitra pengiriman berbeda dan banyak mitra logistik berbeda. 
Tetapi pada saat kami melihat celah di pasar di mana pelanggan datang kepada kami dan kami tidak dapat membantu mereka menemukan mitra yang tepat; kami memainkan peran yang lebih aktif dan memainkan peran 3PL tersebut.

ALAN  9:46  
Itu sangat membantu. Sekarang Phil, dengan Indonesia menjadi negara kepulauan dengan sekitar 17.400 pulau, bagaimana pendekatan Anda untuk menentukan di mana harus mendirikan gudang atau titik kehadiran Anda berikutnya?

PHIL "OPA" 9:59
Hari ini kami hadir di lebih dari 30 kota, dan kami berada di titik di mana kami tidak sering mendapatkan permintaan untuk lokasi baru yang tidak kami masuki. Meskipun demikian, permintaan pelanggan mungkin adalah titik data terbesar di mana kami harus membuka titik kehadiran baru. Jika pelanggan meminta lokasi X, dan kami tidak aktif di lokasi X, dan ada cukup permintaan di lokasi X, itu mungkin titik referensi terbaik, meskipun reaktif. Saya akan menjadi orang pertama yang mengatakan itu cukup reaktif. Tetapi saya akan memberikan banyak penghargaan kepada tim pengadaan dan operasi kami, yang telah mengkodifikasi proses onboarding untuk sebuah gudang, sehingga dapat dilakukan dengan sangat, sangat cepat. Mereka bisa membuka gudang dalam satu hingga dua minggu. Saya telah melihat secepat bahkan satu minggu. Tapi kembali ke bagaimana tim kami bertindak dalam tindakan proaktif? Kami menganalisis banyak peta potensi penjual dan pembeli untuk memahami di mana kantong aktivitas terjadi. Kami juga kembali ke pernyataan tujuan dan masalah kami untuk mencoba melakukan pengiriman hari berikutnya dengan biaya 50%. Dan ketika kita menyelesaikan masalah ini, sebenarnya menjadi sangat jelas di mana peluang untuk mengatur kehadiran kami.

ALAN 10:58
Dimengerti. Terima kasih untuk itu. Sekarang, Phil, bagaimana model bisnis Shipper bekerja? Apakah Shipper membebankan persentase kepada penjual dari GMV (nilai barang dagangan kotor) mereka untuk layanan ini? Dan jika demikian, bagaimana Shipper berpikir tentang "take rate" tersebut di masa mendatang?

PHIL "OPA" 11:13
Sejujurnya, harga adalah salah satu masalah yang, menurut saya, terus menerus kami selesaikan dan cari tahu dalam skala besar. Tetapi secara umum, kami memiliki dua model penetapan harga. Kami memiliki tarif "per aktivitas". Jadi dalam industri pergudangan, secara umum ada tiga aktivitas. Ada inbound, storage dan outbound. Dan kami mengenakan tarif untuk ketiga aktivitas tersebut. Mungkin ada aktivitas lainnya yang kami kenakan jika pelanggan memiliki lebih banyak penyesuaian atau persyaratan. Kedua, kami juga menawarkan model penetapan harga persentase tarif GMV, seperti yang Anda sebutkan sebelumnya. Jadi kami memiliki dua model penetapan harga tersebut. Lanjut ke pertanyaan Anda berikutnya tentang bagaimana kami melihat tarif ini berubah dari waktu ke waktu; Saya akan menjadi "Mr. Obvious" di sini dan berkata, seiring dengan meningkatnya persaingan, kita mungkin akan mulai melihat “take rates” ini menjadi lebih terkompresi. Dan cara kami melindungi posisi kami dari hal itu adalah dengan terus meningkatkan laju inovasi dan meningkatkan kehadiran kami di berbagai kategori dan wilayah. Kami memiliki tim penetapan harga yang luar biasa yang memantau harga di berbagai kategori, ukuran pelanggan berbeda, geografi berbeda. Ini adalah pasar yang sangat, sangat besar dengan banyak kantong berbeda. Jadi terus memantau ini dan terus mencari peluang mungkin adalah cara terbaik bagi kami untuk mempertahankan posisi kami.

ALAN 12:19
Itu masuk akal. Sekarang, Phil, saya ingat beberapa pemain e-commerce besar yang mengklaim bahwa pertumbuhan GMV pada tahun 2020 untuk banyak dari mereka berlipat ganda dan dalam beberapa kasus menjadi tiga kali lipat. Seperti apa pertumbuhan Shipper di tahun 2020? Dan bagaimana Anda mengantisipasi pertumbuhan yang terjadi tahun ini dan tahun 2022?

PHIL "OPA" 12:41
Pada tahun 2020, kami melihat pertumbuhan 6x lipat. Itu sangat menantang, namun memuaskan bagi kami tahun itu. Karena COVID, kami harus mengeksekusi pertumbuhan ini. Bekerja dari rumah sangat menantang ketika Anda terus-menerus merekrut, menambahkan inisiatif baru, dan melihat bagian yang paling menantang adalah melakukan pekerjaan fundamental operasional selama COVID. Dan bahkan dengan pertumbuhan itu, hari ini, kami masih berada pada tingkat penetrasi satu digit dari pasar e-commerce. Kami bahkan tidak berada pada tingkat penetrasi 1% untuk pasar logistik yang lebih luas. Jadi ada begitu banyak ruang bagi kami untuk terus berkembang. Dan karena itu, kami berharap untuk melihat pola pertumbuhan yang sama di tahun 2021 dan tahun 2022. Tim kami terus bersemangat, mendorong hari demi hari. Sejujurnya, ini masih terasa seperti Hari Pertama.

ALAN 13:22
Fantastis. Nah, Phil, apa yang tidak akan pernah Anda lupakan, terkait dengan pengalaman Shipper di era COVID?

PHIL "OPA"  13:29  
Kita masih melewati era COVID, menurut saya, meskipun itu pasti sedikit bodoh. Tetapi saya akan mengatakan mungkin momen COVID yang paling berkesan, adalah ketika co-founder saya dan saya benar-benar mengalami COVID pada dua titik waktu yang berbeda. Jadi itu mungkin akan menjadi dua cerita yang melekat pada saya selama sisa hidup saya. Saya pikir itu adalah dua pengalaman yang sangat berkesan bagi saya, harus melalui suka duka dan emosi memiliki COVID dari sudut pandang pribadi, tetapi juga dari sudut pandang pembangunan perusahaan. Mungkin salah satu momen teratas dalam hidup saya.

ALAN  14:00  
Aku bisa membayangkannya. Sekarang Phil, apakah hampir keseluruhan bisnis Shipper didorong oleh penjual perorangan? Apakah terhubung langsung dengan mereka menjadi prioritas utama? Atau apakah diperlukan integrasi dan kerjasama yang mendalam dengan platform seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, dan lainnya?

 PHIL "OPA"  14:19  
Ya, itu pertanyaan yang bagus. Ekosistem ini sangatlah kompleks sekarang. Per hari ini, kami melayani penjual individu, tetapi bisnis dilakukan di berbagai platform, dan sekitar 60% dari bisnis mereka kira-kira berasal dari platform seperti Shopee, Tokopedia, dan Lazada. Jadi, penting bagi kami untuk terlibat di seluruh ekosistem dan bekerja sama dengan para pemangku kepentingan tersebut, terutama Shopee, Tokopedia, dan Lazada, tetapi juga ekosistem e-commerce yang lebih luas. Tidak hanya orang-orang itu, tetapi juga mitra pengiriman e-commerce, platform penjualan sosial, dll. Jadi kami menghabiskan banyak waktu untuk terlibat dengan berbagai pemangku kepentingan di seluruh ekosistem itu.

ALAN 14:55
Jadi Phil, Anda menyebutkan bahwa pelanggan utama Anda saat ini adalah pedagang yang sebenarnya. Menurut Anda, medium apa yang paling kuat untuk orientasi pelanggan baru?

PHIL "OPA" 15:05
Menurut saya saluran yang paling efektif bagi kami adalah rekomendasi dari mulut ke mulut. Dari mulut ke mulut, artinya penjual yang bekerjasama dengan kami hari ini, senang bekerja dengan kami dan merujuk teman mereka kepada kami. Itu adalah saluran terbaik dan paling memuaskan bagi kami. Dari sudut pandang pertumbuhan yang berkelanjutan, kami memiliki kepala penjualan yang luar biasa, yang menjalankan tim penjualan keluar yang sangat besar, telesales, dan penjualan foot-on-the-ground. Dan menurut saya itu terus menjadi kekuatan terkuat untuk pertumbuhan bagi kami. Logistik bukanlah siklus penjualan yang sederhana. Ini cukup rumit, terutama saat Anda menambahkan kepuasan pada karya tersebut. Dan dia melakukan pekerjaan luar biasa dengan terus mengelola tim penjualan yang besar ini dan terus mendukung pertumbuhan kami.

ALAN 15:45
Sekarang, Phil, jika saya pelanggan Shipper, inovasi, fitur, dan fungsi baru apa yang harus saya nantikan tahun depan?

PHIL "OPA" 15:53
Kami terus berinovasi. Dan sulit untuk memberi Anda jawaban yang tepat untuk itu karena tim produk kami terus berbicara dengan klien atau berbicara dengan pelanggan dan mempelajari lebih lanjut tentang poin kelemahan mereka. Ini adalah proses yang sangat repetitif. Saya akan mengatakan baru-baru ini, kami baru saja merilis aplikasi seluler yang luar biasa untuk penjual untuk mengelola pengiriman mereka, itu telah diterima dengan baik. Adopsi sangat kuat. Kami sangat bersemangat untuk terus membangun fitur dan meluncurkan produk itu. Ada hal-hal yang akan segera keluar. Kami juga sedang meluncurkan iterasi berikutnya dari sistem pengelola gudang kami, yang akan memungkinkan kami untuk meningkatkan skala dengan pedagang kami lebih banyak lagi, hingga pertumbuhan 6X hingga 10X di sisi pemenuhan. Sehingga berbagai teknologi tersebut akan membantu kami mendukung pertumbuhan itu di tahun mendatang. Ada juga banyak hal yang sedang kami coba lakukan untuk memberikan layanan bernilai tambah kepada pedagang kami, termasuk kemitraan dengan mitra keuangan untuk meringankan beberapa beban keuangan yang dialami pedagang kami, kemitraan dengan bisnis bahan kemasan yang membantu kami untuk mengatasi masalah pengadaan bahan kemasan untuk pedagang kami. Ada begitu banyak masalah di ruang ini. Dan rasanya ada begitu banyak hal yang harus dilakukan dengan sedikit waktu.

ALAN 16:54
Aku bisa membayangkannya. Phil, secara umum, apa negara terbesar Anda dalam hal pendapatan?

PHIL "OPA" 17:00
Hari ini, kami 100% di Indonesia. Kami tidak memiliki rencana jangka pendek untuk melakukan ekspansi ke luar Indonesia saat ini. Kami melihat masalah e-commerce di Indonesia. Masalah yang dihadapi pedagang kita di Indonesia adalah masalah yang sangat sangat besar. Dan fokus kami tetap di Indonesia.

ALAN 17:18
Phil, jika Anda memiliki tongkat ajaib, hambatan atau tantangan apa yang ingin Anda selesaikan dengan sukses di industri selama dua tahun ke depan?

PHIL "OPA" 17:27
Ada banyak sekali. Kami melihat banyak sekali peluang. Saya akan menjawab pertanyaan itu dengan mencantumkan beberapa peluang yang muncul di benak saya. Pertama, kami melihat peluang untuk menghemat pengeluaran logistik konsumen kami hingga 15% hingga 20%. Kami benar-benar ingin mengeksekusi hal itu dengan baik. Kami melihat peluang untuk benar-benar menghubungkan rantai pasokan dan menghilangkan redundansi antara pelanggan dan ekosistem kami, secara umum. Kami sangat ingin melakukan itu. Kami melihat peluang untuk menyusun dan menciptakan infrastruktur yang kuat dalam mendidik pekerja lapangan, dan meningkatkan industri ini secara keseluruhan. Dan kami sangat ingin melakukannya. Saya bisa mendaftar begitu banyak. Ini adalah tiga hal pertama yang muncul di benak saya.

ALAN 18:01
Nah, itu jelas menerjemahkan peta perjalanan yang cukup sibuk ke depan untuk bisnis ini, yang kedengarannya menarik. Jelas tidak pernah ada momen yang membosankan dalam bisnis Anda, Phil. Semoga pertumbuhan terus terjadi bagi Shipper di masa mendatang. Saya ingin mengucapkan terima kasih telah bergabung dengan kami lagi hari ini. Phil,

PHIL "OPA" 18:18
Terima kasih banyak telah mengundang saya, Alan. Saya sangat menghargai itu.

ALAN 18:21
Kami berharap para pendengar menikmati episode hari ini. Seperti biasa, mohon bagikan masukan apa pun yang Anda miliki tentang podcast Indo Tekno kepada kami. Terima kasih telah mendengarkan. Sampai jumpa lagi!