TRANSKRIP

EPISODE 12

Episode Duabelas

SPAC's Roundtable:

Jim Perry & Udhay Furtado dari Citigroup dan Abhay Singh dari VMAC

30 Maret 2021

ALAN 0:13
Selamat datang di Podcast Indo Tekno Season 2 Episode 12. Saya Alan Hellawell, Pendiri Gizmo Advisors dan Venture Partner di Alpha JWC Ventures. Selamat datang kembali, pendengar setia. Sejak terakhir kali kami meliput fenomena SPAC Desember lalu dengan kepemimpinan NYSE, perkembangan terus meningkat pada area ini. Karena itu, kami pikir sudah waktunya kami Kembali berbagi dengan Anda berita terbaru tentang SPAC, terutama yang berkaitan dengan negara Indonesia. Kami sangat senang memiliki dua grup bergabung dengan kami di podcast ini. Pertama, kami memiliki Jim Perry, MD dan Co-head of Asia TMT Banking, dan rekannya Udhay Furtado, MD dan Co-head Asia Equity Capital Markets, keduanya dari Citigroup. Citi adalah penjamin SPAC (Special Purpose Acquisition Companies) terbesar di dunia, dengan 15% saham dari seluruh SPAC yang diterbitkan di tahun ini. Kami juga memiliki Abhay Singh, Co-founder dan Group CEO Vistas Media, ekosistem perusahaan media dan hiburan yang berbasis di Singapura. Vistas Media Capital mengumpulkan $100 juta SPAC pada Agustus 2020. Selain itu, baru-baru ini [mereka] mengumumkan kombinasi bisnis dengan Anghami, yang merupakan perusahaan streaming media yang saat ini berfokus pada wilayah MENA, dan sejauh ini merupakan perusahaan pemimpin di pasar tersebut. Tuan-tuan, terima kasih banyak telah bergabung dengan kami. Nah, dalam menyusun pertanyaan untuk podcast ini, saya menemui tidak kurang dari 20 pendiri startup di Indonesia untuk mencari tahu apa yang ada di benak mereka. Dan mungkin saya akan mulai dengan Udhay. Orang ini terbiasa digandrungi oleh bankir investasi tradisional, dan mereka bertanya-tanya apa hal terbesar yang perlu kita lakukan secara berbeda, serta mempertimbangkan SPAC versus IPO tradisional?

UDHAY FURTADO 1:51
Terima kasih atas pertanyaannya, Alan. Ini jelas merupakan inovasi yang luar biasa di pasar dalam hal bagaimana ini diambil sebagai alternatif dari IPO. Pertama-tama, saya bisa mengatakan bahwa banyak hal yang Anda lakukan sebagai perusahaan tetaplah sama. Anda masih perlu mengakses pasar publik, Anda perlu memikirkan tentang bagaimana Anda memposisikan bisnis dan menjangkau komunitas investor publik yang lebih luas. Perbedaan sebenarnya di sini adalah keterlibatan dengan mitra Anda. [Keterlibatan] itu hampir seperti proses penggabungan semu menjelang penawaran umum. Ada beberapa taktik seputar hal tersebut dan bagaimana Anda berhubungan dengan SPAC, yang mana, para bankir dan penasihat Anda yang lain, akan membantu Anda. Proses keterlibatan dengan SPAC ini merupakan proses yang cukup rumit, tidak seperti IPO, di mana anda pada dasarnya menjalankan sendiri proses serta program pemasaran sebagai corporate issuer.

ALAN 2:44
Dimengerti, Udhay. Ini pertanyaan lanjutan untuk Anda: sekarang, Citi telah melakukan back mergers di banyak industri dan wilayah. Sebagai perusahaan teknologi yang berbasis di Indonesia, apakah ada keuntungan yang menonjol tertentu dari pendekatan SPAC untuk perusahaan dengan profil seperti Citi?

UDHAY FURTADO 3:01
[SPAC] benar-benar meningkat pesat dalam 18 bulan atau dua tahun terakhir. Dan saya pikir ada beberapa alasan ini bisa terjadi, dalam hal keunggulan SPAC versus IPO tradisional. Dan yang terpenting, ini adalah waktu untuk memasarkan. Anda pada dasarnya bernegosiasi dengan satu rekanan untuk masuk ke pasar publik, yang bisa memakan waktu enam hingga sembilan bulan sebagai perusahaan yang melalui regulator dan melalui proses pemasaran penuh. Jadi ini adalah format yang sangat dipercepat, sekitar separuh waktu IPO tradisional. Anda juga bisa memasarkan prakiraan untuk bisnis. Perusahaan Anda bisa memasarkan presentasi Anda ke basis investor publik. Dan itu sangat berbeda dibandingkan memiliki sindikat analis riset yang berbicara tentang apa yang menurut mereka akan terjadi di tahun-tahun mendatang. Jadi kami mengalami banyak pertumbuhan tinggi. Bisnis tahap awal menggunakan rute ini. Dan ini sangat bermanfaat bagi mereka untuk bisa berbicara tentang prospek tiga tahun atau prospek lima tahun, misalnya.

ALAN 4:01
Dimengerti. Jim, bagi Anda, di sisi lain, apa potensi jebakan terbesar bagi perusahaan teknologi Indonesia yang melakukan SPAC?

JIM PERRY 4:12
Alan, itu pertanyaan yang bagus. Seperti yang dikatakan Udhay, hal terbesar yang perlu diingat adalah bahwa hasil akhir merger de-SPAC sama dengan hasil akhir IPO. Jadi salah satu perangkap terbesar adalah bersemangat dengan prospek, kami menyebutnya, "uang tunai" atau uang tunai yang tampaknya sudah tersedia saat Anda sebenarnya belum siap untuk IPO. Dan jika Anda mengejar SPAC saat Anda belum siap, Anda mungkin hanya akan membuang-buang waktu. Namun dalam skenario terburuk, Anda benar-benar menjadi publik dan Anda belum siap. Ini bisa berakhir dalam kesepakatan yang terlalu kecil dan karena itu Anda tidak memiliki cukup likuiditas; minat investor tidak cukup. Anda mungkin menjadi orphan stock atau lebih buruk lagi. Jika Anda belum siap untuk pelaporan keuangan, Anda bisa mengalami masalah teknis seputar listing Anda. Beberapa perangkap lain juga termasuk hal-hal seperti potensi paparan pajak dan masalah dengan struktur dan peraturan. [Permasalahan] ini cukup unik untuk perusahaan di Indonesia, meskipun perusahaan di Vietnam dan India dan beberapa negara lain memiliki masalah serupa seputar capital gain. Ini juga unik dalam hal penggabungan perusahaan Indonesia dengan offshore SPAC; mereka dapat diselesaikan antara pengacara dan penasihat keuangan yang mereka miliki. Mungkin potensi jebakan terakhir adalah terlibat dengan mitra SPAC yang tidak terlalu paham tentang tantangan spesifik di Indonesia, atau tidak begitu paham tentang Indonesia secara umum. Dan dalam hal ini, Anda akan menemukan beberapa masalah yang mungkin tidak Anda miliki pada IPO tradisional.

ALAN 5:33
Terima kasih Jin. Sekarang Abhay, selamat atas penggabungan SPAC Anda yang baru saja diumumkan. Ada seorang founder yang bertanya, "Kami telah didekati oleh specs yang tampaknya tidak memiliki hubungan sebelumnya dengan Asia Tenggara dan / atau teknologi. Berapa pentingnya keahlian subjek regional atau industri dengan sponsor serta mitranya untuk keberhasilan SPAC?"

ABHAY SINGH 5:56
Sebelumnya, terima kasih Alan telah menerima saya di sini. Yah, menurutku itu cukup penting, dan alasannya cukup banyak. Pertama, mari kita pikirkan keseluruhan proses. Sangat jarang, Anda menemukan perusahaan yang akan melakukan IPO dan merger pada saat yang bersamaan, tetapi dalam lingkungan SPAC, [keduanya] terjadi hampir pada waktu yang sama, di mana Anda memulai dengan IPO. Kemudian Anda memiliki situasi quasi-merger, dan segala sesuatu di antaranya dan sesudahnya. Hal itu juga berarti membawa banyak kerumitan. Misalnya, penting untuk dipahami bahwa sponsor mengenal pajak dan kompleksitas struktural untuk pasar sasaran. Jangan lupa bahwa ada tiga pihak yang terlibat. Ada sponsor dan yurisdiksi pajak yang terkait dengannya. Lalu ada investor awal yang terkait dan perusahaan target serta struktur pajak yang relevan. Jadi hal-hal ini bisa menjadi sangat rumit. Lalu tentu saja ada masalah due diligence; seperti kebijakan akuntansi yang diikuti, karena [SPAC] ini adalah produk AS. Dan oleh karena itu, perusahaan harus mematuhi pedoman listing AS. Ini adalah beberapa masalah hukum dan struktural yang perlu diketahui oleh sponsor SPAC. Namun selain itu, ada juga beberapa aspek lainnya. Misalnya, seberapa akrab pemegang saham SPAC dengan pasar tempat mereka akan beroperasi? Dan perlu dilihat, jika itu adalah perusahaan non-AS, apa relevansi perusahaan itu di AS, misalnya. Jadi banyak dari faktor-faktor ini, termasuk menemukan investor PIPE (Private Investment, Public Entity) yang relevan, Anda akan melihat tren di mana semakin banyak kesepakatan yang mencari PIPE. Dan itu selalu lebih mudah, jelas, ketika Anda mencari PIPE untuk perusahaan yang akrab dengan pasar secara lokal. Jadi ya, menurut saya cukup penting bagi SPAC untuk memiliki eksposur ke pasar dan teknologi.

ALAN 7:34
Terima kasih Abhay. Pertanyaan lain untuk Anda, Udhay: apakah cakupan penelitian penting untuk dipertimbangkan perusahaan? Mengingat hanya ada satu perusahaan teknologi publik dari Asia Tenggara yang berada dalam cakupan penelitian, yaitu Sea Limited (NYSE: SE) saat ini, apa yang dapat kita harapkan dalam hal pasca-de-SPAC?

UDHAY FURTADO 7:53
Anda cukup tepat dalam hal bagaimana merencanakan aftermarket. Manfaat di sini, dan menurut saya manfaat dari pasar saat ini, adalah bahwa kami berada pada titik tertinggi dalam hal likuiditas dan selera pasar secara keseluruhan. Tapi kita semua perlu memikirkan tentang beberapa tahun ke depan. Dan seperti yang ditanyakan Jim dan Abhay: bagaimana kita memastikan kelanjutan yang tepat untuk saham-saham ini, sehingga mereka tidak menjadi orphan stock? Jadi, penelitian adalah komponen penting dari itu, terutama saat kita memikirkan listing AS, dan memastikan bahwa pasar lokal AS sangat memahami cerita tersebut. Selain itu harus ada pembaruan berkelanjutan melalui siklus pendapatan kuartalan yang terjadi dalam proses aftermarket. Jadi ya, penelitian; itulah bagian dari apa yang terjadi dalam proses de-SPAC. Seperti yang saya katakan sebelumnya, ini cukup rumit. Anda perlu memikirkan investor PIPE, pemegang saham SPAC, dan bagaimana Anda mendapatkan saham yang stabil di pasar aftermarket, dan kemudian cakupan penelitian yang lebih luas. Ada banyak cara yang dapat direkayasa dalam SPAC melalui pengarahan penelitian dan mendapatkan sindikat yang lebih luas seputar saham. Dan itu harus menjadi fokus besar bagi setiap perusahaan dalam hal rencana IR aftermarket.

ALAN 9:05
Pertanyaan singkat lanjutan mengenai hal itu: saya menghabiskan 15 tahun sebagai analis riset TMT yang berbasis di Hong Kong, dan dengan setiap satu dari hampir tiga lusin IPO, kami harus memiliki presentasi analis sebelum IPO. Tapi pasca de-SPAC, Anda menemukan perusahaan pada dasarnya menyiapkan presentasi analis tersebut setelah IPO. Apakah itu benar?

UDHAY FURTADO 9:27
Betul sekali. Presentasi analis memang disiapkan sekitar waktu pengumuman. Serta ada periode penutupan setelah transaksi PIPE dalam proses SPAC, yang memungkinkan komunitas analis yang lebih luas untuk diberi pengarahan tentang transaksi tersebut dan apa yang kemudian akan menjadi perusahaan listed yang beroperasi. Kemudian Anda menjadi semacam program IR yang lebih tradisional, baik dalam hal penjangkauan ke analis dan juga jangkauan yang lebih luas ke investor pasar publik.

ALAN 9:58
Dimengerti, terima kasih Udhay. Pertanyaan lain untuk Anda, Abhay, sebagai sponsor, apa elemen terpenting dalam keberhasilan menemukan target?

ABHAY SINGH 10:07
Saya rasa ada beberapa. Misalnya, seberapa siap perusahaan untuk go public? Seperti yang saya katakan, beralih dari perusahaan swasta menjadi perusahaan publik membutuhkan perubahan pola pikir secara menyeluruh. Dan seringkali ketika Anda mendapatkan akses ke ruang data, itu akan menunjukkan kepada Anda seberapa siapnya mereka. Selain itu juga ada banyak faktor lain. Kemudian, tentunya ada ekspektasi dalam valuasi yang mereka harapkan akan diberikan pada saat merger terjadi. Serta ada masalah umum seputar seberapa baik, atau seberapa berkelanjutan, atau bagaimana kualitas model bisnis yang mereka jalani saat ini. Apakah mereka cukup gesit untuk berubah seiring perubahan lingkungan eksternal? Pada akhirnya, tema investasi yang populer di pasar pada titik waktu tertentu harus membeli keseluruhan cerita yang coba dijual oleh perusahaan. Jadi ada beberapa faktor.

ALAN 10:55
Dimengerti, Abhay. Mungkin, jika Anda tidak keberatan, berikut pertanyaan lanjutan. Berapa banyak target potensial yang kalian lihat sebelum membuat keputusan?

ABHAY SINGH 11:03
Kami berhasil mendekati 40 target. Kami memiliki tingkat diskusi yang berbeda dengan masing-masing dari mereka. Hampir 40, menurut saya.

ALAN 11:10
Oke, wow. Jim, apa poin kegagalan paling umum dalam diskusi antara sponsor dan target?

JIM PERRY 11:17
Salah satu hal yang perlu diperhatikan tentang SPAC adalah, mengingat masa pakai dan durasi tetap dari SPAC itu sendiri, para sponsor umumnya termotivasi untuk menyelesaikan suatu transaksi. Dan sebagai hasilnya, sebagian besar SPAC akan membuat keputusan pertama dengan cukup cepat, dan akan menghindari [transaksi] jauh sebelum LOI (Letter of Intent) jika mereka merasa tidak cocok. Dan begitu mereka merasa ada kecocokan, Anda akan melihat bahwa SPAC secara umum akan termotivasi untuk menemukan solusi dan cara untuk melakukan transaksi. Meskipun demikian, ada sejumlah hal, bahkan setelah LOI, yang dapat menyebabkan gagalnya kesepakatan. Nomor satu adalah sesuatu yang tidak terduga dalam due dilligence. Ini bisa jadi karena sponsor tidak memahami apa yang dia hadapi. Namun, dalam beberapa kasus, ini bisa jadi disebabkan oleh perusahaan yang mungkin tidak berterus terang pada awalnya, dan hal-hal keluar di kemudian hari; dan temuan due diligence yang tidak terduga adalah salah satunya. Kemudian kami juga melihat beberapa perjuangan SPAC setelah mencapai kesepakatan tentang penilaian dengan sebuah perusahaan, lalu mengalami kesulitan menemukan investor PIPE pada penilaian yang sama. Selain itu, dalam skenario kasus terburuk (dan ini hanya terjadi berdasarkan apa yang kami lihat kurang dari 5%), titik kegagalan terakhir adalah gagal mendapatkan suara, atau penebusan ketika kesepakatan akhirnya ditandatangani, diumumkan dan diserahkan kepada para pemegang saham. Ini mungkin poin kegagalan terburuk. Semua poin kegagalan sebelumnya masih dirahasiakan, dan akan menyia-nyiakan waktu Anda dan waktu SPAC, tetapi bersifat rahasia. Begitu kesepakatan benar-benar diumumkan, jika Anda tidak dapat menutupnya, itu adalah kegagalan yang jauh lebih dramatis.

ALAN 12:48
Dimengerti. Jadi beberapa potensi jebakan yang berbeda untuk tetap diperhatikan. Jim, apakah kecocokan antarpribadi sangat penting dengan solusi SPAC? Saya bertanya karena tampaknya ada begitu banyak diskusi seputar silsilah sponsor dan anggota dewan serta penasihat mereka.

JIM PERRY 13:04
Kecocokan selalu penting dalam kesepakatan strategis apapun. Untuk SPAC, itu penting, Anda setidaknya [harus] memiliki kecocokan yang cukup baik. Jika sponsor SPAC ingin menjadi Dewan Direksi Anda setelah transaksi, lebih penting bahwa Anda memiliki chemistry yang hebat. Jika kursi dewan untuk sponsor bukanlah pertimbangan yang kuat, maka Anda setidaknya membutuhkan chemistry yang cukup baik untuk menyelesaikan kesepakatan. Tetapi bagaimanapun juga, sponsor SPAC akan, melalui saham promosinya, menjadi pemegang saham yang berarti di perusahaan ke depannya. Jadi, penting bagi Anda untuk memiliki tingkat hubungan serta kecocokan yang baik, dan yang paling penting, visi bersama tentang kemana arah perusahaan, bagaimana kinerja perusahaan, dan apa tujuan serta pencapaian utama yang perlu dicapai perusahaan pada kuartal pertama setelah menutup merger.

ALAN 13:48
Sangat menarik. Sekarang Abhay, melanjutkan pertanyaan saya kepada Jim barusan dan mungkin merenungkan kesepakatan yang baru-baru ini Anda umumkan, apakah Anda membayangkan ada perbedaan budaya atau kepribadian yang besar antara, katakanlah, sponsor yang dulu melakukan kesepakatan AS dengan pengusaha yang tumbuh di Asia Tenggara?

ABHAY SINGH 14:05
Pastinya ada, tetapi itu sepenuhnya tergantung pada individu yang kita bicarakan, maupun perusahaan. Katakanlah jika perusahaan target cukup canggih untuk berpikir dan memiliki visi global, maka mereka harus siap secara budaya untuk melakukan merger atau, seperti yang kita sebut sebagai ‘pernikahan’ semacam itu, dengan perusahaan target dari geografi yang berbeda. Jadi, ini sangat tergantung pada siapa orang yang mendorong percakapan ini, baik dari sudut pandang sponsor, maupun dari sudut pandang target. Tentunya kami berharap para sponsor harus memiliki pengalaman internasional dalam cara mereka berhubungan dengan perusahaan secara global, agar [mereka] peka terhadap nuansa budaya. Selain itu, yang membantu adalah kehadiran penasihat dan anggota dewan yang sangat beragam. Faktanya, di SPAC kami memiliki anggota dewan yang berasal dari segala wilayah, mulai dari AS, Timur Tengah, Eropa hingga Singapura. [Keragaman] itu membantu, dan hal-hal itu bisa menjadi sangat, sangat sensitif. Jadi ya, menurut saya, sangat penting bagi seseorang untuk peka terhadap hal semacam ini, dan perbedaan sangat mungkin terjadi jika tidak ditangani dengan baik.

ALAN 15:00
Dimengerti. Pertanyaan lain khusus untuk Anda Abhay. Sebagai sponsor, area dukungan apa yang paling jauh dan paling penting yang Anda berikan dalam mempersiapkan perusahaan Anda untuk pasar publik?

ABHAY SINGH 15:12
Menurut saya, dukungan terbesar yang kami harapkan untuk diberikan kepada perusahaan sasaran adalah perubahan pola pikir. Kami harus memastikan bahwa mereka berpikir secara global, kami harus memastikan bahwa hal itu menjadi besar sekarang. Terkadang kami harus memastikan bahwa mereka harus berpikir kuartalan karena pada akhirnya, pasar akan menunggu kabar dari mereka setiap kuartal. Dan tentu saja, ada hal-hal dasar seperti bersiap-siap untuk media dan media-friendly, dan pada setap saat bersikap gesit dalam keseluruhan proses, karena membutuhkan banyak waktu untuk menyelesaikan proses tersebut. Banyak penanganan yang harus dilakukan untuk para pendiri ini yang telah membangun perusahaan yang hebat. Mereka mengambil langkah selanjutnya dalam perjalanan ini.

ALAN 15:48
Terima kasih Abhay. Jim, melengkapi tanggapan Abhay; Area persiapan atau pengembangan keterampilan apa yang harus dipercepat di sisi perusahaan target ketika kita berbicara tentang benar-benar memadatkan periode persiapan IPO tradisional, mungkin 18 hingga 24 bulan, menjadi kampanye SPAC enam hingga delapan bulan?

JIM PERRY 16:09
Tentu Alan. Menurut saya, perusahaan terbaik untuk terlibat dengan SPAC adalah perusahaan yang sudah siap untuk IPO. Dan untuk banyak perusahaan, kami merekomendasikan bahwa, jika mereka memikirkan rute ini, mereka mempersiapkan IPO terlebih dahulu, dan kemudian menghubungi SPAC sekitar waktu confidential filing pertama, dalam semacam proses jalur ganda, dibanding berpikir tentang SPAC sebagai jalan pintas nyata untuk menjadi perusahaan publik atau jalan pintas menuju modal. Hal-hal yang perlu dipikirkan perusahaan agar siap untuk IPO atau SPAC adalah: kontrol dan akuntansi keuangan internal, irama pelaporan dan peramalan keuangan, kemampuan untuk mengumpulkan angka triwulanan dan memberikan panduan triwulanan. Dan cara terbaik untuk memastikan bahwa Anda siap adalah dengan mulai melakukan ini setiap tiga bulan dan mempresentasikannya ke dewan Anda, baik dalam hal panduan ke depan, serta laporan hasil pada garis waktu yang sama dengan yang Anda perlukan untuk memposting IPO. Dan kemudian saat Anda benar-benar bersiap untuk IPO itu sendiri, Anda perlu memastikan bahwa audit Anda dilakukan dengan cara yang sesuai dengan standar PCAOB (Dewan Pengawas Akuntansi Perusahaan Publik) di AS. Anda perlu memastikan bahwa Anda memiliki tim keuangan yang cukup besar untuk melakukan pelaporan dengan cukup cepat. Jika Anda belum memiliki CFO yang memiliki pengalaman perusahaan publik, sebaiknya pikirkan untuk mempekerjakan seseorang yang dapat membantu di bidang tersebut. Dan terakhir, pastikan Anda siap dengan perspektif tata kelola perusahaan. Sebenarnya, bukan ide yang buruk untuk mulai menempatkan direktur independen awal serta menempatkan komite yang berfungsi: komite audit, [serta] komite kompensasi yang Anda perlukan sebagai perusahaan publik sebelum meluncurkan diskusi apa pun dengan SPAC.

ALAN 17:42
Wow. Jadi, Anda benar-benar memiliki banyak pekerjaan yang rumit. Apa yang Anda artikulasikan secara efektif adalah begitu banyak aktivitas yang dulu saya ikuti, tetapi dalam jangka waktu yang lebih lama dalam kapasitas saya sebagai analis riset. Jadi, tidak ada waktu untuk disia-siakan begitu kesepakatan itu tercapai. Udhay, apa cara terbaik untuk mempersiapkan apa yang akan, bagi wirausahawan, menjadi "brave new world" untuk diperdagangkan secara publik, membagikan hasil kepada publik setiap kuartal, dan terus-menerus mengajukan ke SEC? Ada petunjuk atau saran mengenai hal itu?

UDHAY FURTADO 18:16
Saya pikir seperti yang disoroti Jim, ada banyak hal yang harus dipersiapkan dalam konteks pasar publik. Ini adalah salah satu perubahan terbesar dalam banyak hal bagi perusahaan, baik dalam hal fokus manajemen, keahlian, dan budaya. Kami telah melakukan ini selama bertahun-tahun. Dan kami memikirkan kembali beberapa perusahaan terbaik di kelasnya yang telah datang ke pasar publik. Banyak dari mereka telah memulai persiapan itu jauh sebelumnya, satu hingga dua tahun sebelum IPO, karena banyak hal perlu Anda kerjakan. Baik itu dari sisi akuntansi dan pemeriksaan sistem yang perlu Anda lakukan setiap tiga bulan, maupun cara Anda mengkomunikasikan bisnis ke pasar publik. Alan, Anda sendiri pernah menangani situasi hubungan investor dengan perusahaan-perusahaan besar yang terdaftar di AS. Ini adalah tugas yang berat. Ada ratusan investor global yang akan ping bisnis untuk mendapatkan informasi dan Anda harus siap untuk menghadapinya. Jadi, banyak yang harus dilakukan. Hal penting adalah mendapatkan tim yang tepat untuk mengerjakan satu hal, serta penasihat berpengalaman di hal lainnya. Dan, memulai lebih awal, saya akan menyarankan semua hal yang [sebelumnya] dicantumkan Jim; baik itu akun, kontrol keuangan, tata kelola, pemeriksaan sistem, dll.

ALAN 19:29
Wawasan yang sangat berguna. Jim, pertanyaan yang sedikit lebih spesifik dan mungkin teknis: untuk investor yang sudah ada, bagaimana seharusnya mereka memandang biaya ekuitas yang biasanya lebih tinggi, yang timbul dari dilution kepada sponsor versus dengan yang terkait dengan pencatatan konvensional?

JIM PERRY 19:45
Itu adalah pertanyaan yang sangat menarik yang ditanyakan oleh hampir setiap perusahaan yang kami ajak bicara dalam melakukan transaksi dengan SPAC. Jadi, hal pertama adalah bahwa biaya ekuitas di SPAC tidak harus jauh lebih tinggi daripada saat IPO. Ada beberapa faktor. Faktor pertama yang sudah jelas meningkatkan dilution adalah promosi sponsor, serta paket jaminan. Kedua bagian itu bersama-sama meningkatkan dilution dari modal yang diperoleh. Namun, hal itu sebagian diimbangi oleh PIPE. Dan jika Anda memiliki PIPE yang lebih besar dibandingkan dengan ukuran SPAC Anda, ini akan mengurangi dampak dilution tersebut, karena promosional dan jaminan umumnya hanya berlaku untuk SPAC itu sendiri. Cara lain untuk mengurangi dilution adalah melalui negosiasi dengan SPAC. Kami telah melihat sejumlah transaksi dengan penyesuaian yang dibuat atau ambang batas yang ditetapkan. Dan kami telah melihat banyak transaksi di mana ada penyesuaian yang dibuat atau ambang batas yang ditetapkan; set pemicu dari mana jaminan dan/atau promosi dapat dimulai. Itulah cara lain yang Anda dapat mengatur dilution. Cara terakhir adalah seputar valuasi, dan salah satu perbedaan terbesar yang kami lihat di SPAC dibandingkan dengan IPO tradisional adalah kemampuan untuk mendapatkan diskon IPO yang lebih kecil. Sekarang penilaian masih perlu dikaitkan dengan perusahaan, dan masih perlu didasarkan pada kenyataan. Tetapi ukuran dan skala diskon itu bisa lebih kecil di SPAC dan kemudian IPO. Jadi di antara tiga hal ini: 1) menipiskan SPAC dengan PIPE, 2) melalui negosiasi dengan SPAC, dan 3) melalui penetapan valuasi yang lebih dekat dengan perusahaan publik dengan diskon yang lebih kecil, Anda dapat secara substansial mengurangi dilution yang lebih tinggi, hingga yang Anda miliki di SPAC relatif terhadap IPO.

ALAN 21:27
Wawasan yang sangat berguna tentang bagaimana menyamakan kedudukan [SPAC dan IPO]. Udhay, salah satu perbedaan utama antara SPAC dan IPO tradisional adalah kemampuannya, seperti yang telah Anda sebutkan, untuk memberikan perkiraan. Kami dapat melihat banyak minat berbeda yang menimbang kemampuan ini. Saran apa yang Anda miliki bagi perusahaan target?

UDHAY FURTADO 21:46
Kami telah melihat sejumlah transaksi dan de-SPAC yang high-profile terjadi di pasar AS, khususnya pada beberapa bisnis awal EV (Electric Vehicle) yang merupakan praproduksi, maka marketing dari prakiraan (forecast) menjadi sangat penting. Dan jelas rezim AS adalah disclosure-based rezim. Saya pikir kita selalu perlu memikirkan bahwa ketika Anda mengakses pasar AS, yang berbeda dari yurisdiksi lain, bahwa rezim disclosure-based berfungsi karena ada semacam sifat hukum di pasar. Anda perlu benar-benar memikirkan tentang bagaimana Anda dapat mempertahankan beberapa forecast di masa mendatang saat Anda membuat disclosure tersebut. Inilah salah satu hal yang belum kami lihat di pasar SPAC, karena kami cukup awal dalam proses de-SPAC. Sebenarnya, kita belum melihat di tahun-tahun sebelumnya, berapa banyak perbedaan antara hasil aktual dan perkiraan. Itu menjadi sesuatu yang perlu diseimbangkan, dan juga sesuatu yang dilihat oleh regulator, serta menjadi bahan nasihat oleh pengacara, bankir dan pihak lain bagi perusahaan. Dan saya pikir dari perspektif perusahaan, [mereka perlu] menyeimbangkan apa mereka nyaman untuk tunjukkan dan sampaikan; karena itu adalah sesuatu yang akan menjadi fokus pasar ke depan; sesuatu yang perlu Anda sampaikan. Ini adalah pertimbangan yang sangat penting untuk diingat. Saya juga akan mengatakan bahwa untuk sebagian besar percakapan hari ini, kita telah membicarakan tentang SPAC di AS. Kita akan mulai melihat SPAC terjadi di Singapura, di Hong Kong. Dan saya hanya bisa bilang bahwa, di beberapa rezim regulasi lainnya, kemampuan untuk bertahan lima tahun, tujuh tahun, dll; menjadi sesuatu yang terbatas, bahkan jika dilihat hanya dari perspektif regulasi. Itu satu hal lagi yang perlu diingat.

ALAN 23:28
Bagus. Ya ampun, sangat berguna bisa berbicara dengan "OG", atau pemain asli, di ruang SPAC. Beberapa wawasan yang sangat berguna. Saya berharap audiens kami yang mempertimbangkan SPAC ke pasar umum akan mendapatkan manfaat dari semua ini. Terima kasih banyak telah bergabung.

JIM PERRY 23:46
Terima kasih banyak telah menerima kami. Ini merupakan diskusi yang hebat, dan semoga beberapa wawasan kami tentang proses SPAC ini bermanfaat bagi audiens Anda.

UDHAY FURTADO 23:54
Alan, senang sekali bisa bergabung. Diskusi yang menarik. Ini merupakan masa yang menggairahkan di market, mengingat beberapa inovasi yang kita lihat; dan menurut saya ini juga masa-masa menarik di Asia Tenggara dan [ekosistem] teknologi Indonesia, karena kita akan melihat rute baru ke pasar. Semoga diskusi ini bermanfaat

ABHAY SINGH 24:10
Terima kasih, Alan, telah menerima saya di sini. Ini adalah diskusi yang sangat relevan dan tepat waktu yang kami lakukan, dan saya berharap orang-orang dapat memperoleh manfaat darinya. Terima kasih.

ALAN 24:18
Saya yakin mereka akan [mendapat manfaat]. Seperti biasa, kami berharap para pendengar menikmati episode hari ini. Silakan pertimbangkan untuk memberi umpan balik yang Anda miliki tentang Indo TeKno Podcast kepaa kami. Terima kasih telah mendengarkan. Sampai jumpa lagi!